Ketika waktu tak berpihak lalu merubah semua yang ada airmata hanya menjadi beban
Penyesalan selalu menjadi ucapan di akhir kalimat
Tiap langkah terasa salah bak jalan dikepingan dusta
Perasaan tak menentu bagai ombak dilaut yang tersapu angin barat
Tak ada sandaran tak ada pijakan dan serasa tak ada harapan.namun hidup haruslah tetap berjalan meski sakit harus menjadi teman setia.karena tak ada alasan untuk tidak mensyukuri semua karunia dariNYA.
Harusnya kita sadari bahwa keindahan terletak dari keikhlasan dan bahagia itu bukan karena kelebihan karena kesempurnaan hanya milik kesederhanaan.
Seperti bintang yang akan selalu mencintai kelam
Mungkin hidup yang dirasakan begitu menyesakan namun percaya semua akan ada akhir yang indah seperti warna warni pelangi di redanya hujan.
Waktu yang hilang tak mungkin kembali dan cerita pedih akan terus mebmbayangi kemunafikan terus menjelma seolah bermimpi bisa menjadi nyata namun hidup tidaklah semudah itu.alam telah banyak memberi tanda takdir hiduplah seperti embun yang selalu ikhlas mencintai daun-daunnya.
Selasa, 19 Agustus 2014
EMBUN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar